Tuesday, May 22, 2007

The "When" Question

Kalo ditodong dengan pisau atau dengan pistol mungkin masih bisa ngindar. Kalo ditodong dengan pertanyaan klise buat anak perempuan seumurku?

Mau menghindar cuma selamat beberapa jam. The next day pertanyaan itu tidak muncul tapi dalam bentuk yang berbeda, lebih dahsyat efeknya. Tatapan seorang ibu yang pusing dan banyak pikiran. Dengan sejuta keluhan sakit kepala dan perut beliau.

Mama..... I wish I could answer your question.....

Kalo di todong sama keluarga sendiri juga masih lebih lumayan. Setidaknya masih bisa masuk kamar or selamat dalam beberapa jam. Kalo ditodong pertanyaan klise itu lagi oleh keluarga besar Masku?

Mau jawab blom tahu jawabnya. Cuma bisa nunduk kami berdua. Saling pandang sebentar. Mungkin sambil berharap yang lain bisa jawab pertanyaannya. Tapi yg ada cuma senyum tersungging.

Mama, Papa, Eyang, Om, Tante, Mbak, Mas....... I wish we could answer your question.........

Mulai berandai-andai..........

Andai kami dah lama kenal............

Andai kami nggak tinggal berjauhan.........

Andai semua itu bukan halangan...........

Tuhan...............

7 comments:

  1. Thanks............ I hope soon...........

    ReplyDelete
  2. dian, gue kenal dengan bang hendri sampai menikah cuma 8 bulan, dia tinggal di Riau, gue di jakarta...and the of this month is going to be our 4th anniversary...
    I don't think all your 'andai' is aserious obstacle, seriously

    ReplyDelete
  3. Iya bu pengennya sih. Masih nunggu keputusan si masnya. Kalo gue sih jujur, I will take that chance..... Insayaallah. Bo' Ade gue tahun depan dah hampir pasti ama teman kita ituh

    ReplyDelete
  4. gak terasa blog ini dah setahun yang lalu Ndrooooooooo..... hehehhehehee.... orangnya dah kemana tauuuuuuuu...........

    ReplyDelete