Friday, March 27, 2009

The Thing Called...


Bentuknya sederhana. Tapi sungguh menarik hatinya. Entah mengapa dia sangat tertarik dengan benda itu. Setiap kali pulang sekolah, setiap hari dia selalu menyempatkan diri untuk sekedar lewat dan melihat keadaan benda itu.


Namun dia tak kuasa untuk membawa pulang benda itu. Bahkan dia tak pernah tahu apakah nama benda itu. Dia juga tak pernah tahu apakah benda itu milik seseorang. Di hanya suka bentuknya, warnanya, dan rasa yang ditimbulkan benda itu saat dia melihat meski dari kejauhan. Seperti ada kekuatan magis yang menariknya untuk selalu datang mengagumi benda itu. Dia bahkan tak pernah berani mendekat. Tak berani bertanya pada orang yang ada di sekelilingnya tentang benda itu.

Dibawanya benda itu di dalam ingatannya. Dalam impian semunya. Tiap kali dia mengingatnya, hatinya merasakan senang tiada tara. Meski dia tahu itu hanyalah khayalan semu yang tak mungkin akan menjadi nyata. Dia tak pernah berani untuk membayangkan dapat memiliki benda itu. Dia menyukainya, tapi takut berharap memilikinya. Benda itu terasa jauh dari jangkauan. Terasa berat untuk diraih.

Mungkin dia hanyalah seorang anak perempuan yang masih lugu dan penuh imaginasi. Hanya bisa mengagumi sebuah benda yang bahkan dia sendiri pun tak mengetahui apa fungsi benda itu.

Sejak itu, setiap kali dia dihadiahi apapun saat ulang tahunnya, hadiah-hadiah itu tak pernah di hiraukanya. Mungkin hanya sebentar dikaguminya, namun dia kembali teringat akan benda yang menarik hatinya itu. Terselip harapan di hatinya, andai ada seseorang yang dapat memberikan hadiah benda yang amat sangat disukainya itu.

Sampai suatu saat tanpa diduga, setahun lebih berlalu, benda itu ada di depan pintu kamarnya. Tiba-tiba. Tanpa petunjuk dan nama pengirim. Benda itu ada di depan pintunya.

Dengan hati yang luar biasa bahagia disambutnya benda itu dengan suka cita. Ditimang-timang, dipandangi siang malam, dirawat dengan baik, bahkan di letakkan di lemari kaca. Benda itu menimbulkan rasa bahagia di hari-hari anak perempuan itu. Kadang memberikan rasa sedih, rasa sakit, namun semua tertutup rasa bahagia tiada tara yang selalu dipancarkan. Benda itu mengetahui apa yang diinginkannya, agar dia bisa merasa bahagia.

Namun ternyata dia belum begitu mengenali benda itu. Dia tidaklah tahu apa sesungguhnya yang di butuhkan oleh benda itu. Segala cara yang dia lakukan terhadapnya mungkin saja akan sia-sia. Karena tanpa diketahuinya, rupanya benda itu bukan untuk dirinya. Seseorang telah salah mengantarkan ke depan pintunya.

Anak perempuan itu menyadari bahwa benda itu bukan miiliknya. Bukan hadiah untuk dirinya. Tuhan telah berbaik hati memberikan kesempatan dan mengabulkan  do'anya untuk bisa memilikinya meski hanya sesaat. Sesaat itu pun telah memberikan berjuta rasa bahagia yang tak terkira padanya. Dia harus bersyukur akan hal itu.

Anak perempuan itu tetap bertekad merawat benda itu, menjaga dan menyayanginya sampai kapanpun. Bahkan sampai suatu saat pemilik yang sebenarnya datang mengambilnya.

Dia sudah siap dan akan berbahagia....

Who knows how long i've loved you
You know i love you still
Will i wait a lonely lifetime
If you want me to...i will

For if i ever saw you
I didn't catch your name
But it never really mattered
I will always feel the same

Love you forever and forever
Love you with all my heart
Love you whenever we're together
Love you when we're apart

And when at last i find you
Your song will fill the air
Sing it loud so i can hear you
Make it easy to be near you
For the things you do endear you to me
You know i will
I will







I Will - Jon Schmidt / The Beatles

40 comments:

  1. lebih dari itu.. kalo berlian, walapun masih lugu dia dah pernah lihat gambarnya di internet say..... hahahahahahahah......

    ReplyDelete
  2. seru bacanya...
    bendanya apa?? the celup stone yang lagi populer saat ini?

    ReplyDelete
  3. haduuuh yang itu sih kejauahan ya si Ponari ituh.....

    ReplyDelete
  4. tetap sabar ya,anak perempuan :-D

    ReplyDelete
  5. iya bonekanya kalo sudah dimiliki harus hati2 hahahahahhaah.....

    ReplyDelete
  6. pake gandengan gak? hihihiihihiiiiih.....

    ReplyDelete
  7. kok gue ngebayanginnya benda yang bentuknya aneh-aneh cabul gitu sih?
    *toyor diri sendiri*

    relax hon, kalo benda itu memang rejekimu, pasti gak akan ada pemilik yang datang utk meng-claim-nya.
    dirawat terus ya..

    ReplyDelete
  8. sebenernya anak itu juga ngebayanginnya kadang cabul2 lho... bwahahahah.... pengaruh internet tak baik untuk anak2 huh.....

    hmmm.. anak itu sudah bertekad kok, akan di rawat terus... sampai kapanpun....

    ReplyDelete
  9. mbakkkkkkkk, benda apakah ituuuuuuu?? hehehe...
    semoga benda itu bisa dimiliki segera yah!
    cups!

    ReplyDelete
  10. gak tau itu beda apa ya.. kamu tau gak Dhy? hihihihihiih.....

    ReplyDelete
  11. kamu mau dilamar ya??? waaaa.. kapan saaay?????

    ReplyDelete
  12. mystery box buuuub.... itu harganya 200coin kalo di pet society hihihihihii......

    ReplyDelete
  13. aku tauuuu.....aku tauuuuuuuuuuuuuuuuu
    *peluk-peluk*

    ReplyDelete
  14. Kaset eh cdnya the beatles xyah,mknya ada sontreknya i will hi5..Nice story,say ;)

    ReplyDelete
  15. suka lagunyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

    ReplyDelete
  16. mystery box PetSo yang harga berapa dulu tuh....

    ReplyDelete
  17. bendanya , pasti benda mati...tanpa petunjuk pengirim, berarti benda itu bisa dikirim,..... ditaruh dilemari kaca..pasti bendanya kecil......benda itu bertahun2 berada disana ...pasti tahan lama......kalau berharap minta dihadiahkan, pasti benda ini bisa dibeli , krn ini benda mati ....apa yah? kok jadi simpang siur teori ini..krn anak kecil itu juga takut berharap utk memilikinya...HHHmmm...kata fungsi ini yg bikin sulit menebak..ditimang2...boneka mungkin.tapi bentuknya sederhana ...apa yah?..menimbulkan rasa juga, rasa apa yah? ...dilihat dari kejauhan, gk mungkin juga bendanya kecil...soalnya ditaruh dilemari kaca....Hmmm....bingung ah.....nyerah.. ;-)

    ReplyDelete
  18. yang pasti bendanya berharga banget tuh kayanyah... hehe

    ReplyDelete
  19. halah halaaaah..... jangan nakal disana ya....

    *peyuk peyuk*

    ReplyDelete
  20. hahahahahahahahah.... bisa jadiiii..... mungkin aja abis lagunya enak sih....

    ReplyDelete
  21. aku juga... lagu jadul hehehehehehe...

    ReplyDelete
  22. ketauan ya keranjingan Pet So.... toos dulu dooong.... eh kapan kamuh mampir ke rumah Munyang? hehehehheh....

    ReplyDelete
  23. hahahah Nukiiieee.... analisanya lengkap bangeeet.....

    jawabannya satu, "Namaya juga anak-anak Kieee....."

    hahahahahahahahahaha......

    ReplyDelete
  24. lho kok mysteri boxnya pet sec hehehehe....

    what a nice story.. :)

    ReplyDelete
  25. kalo dikasih gambar elo nanti merusak cerita Faaan....

    Thanks faaan.....

    ReplyDelete
  26. kalo dikasih gambar elo nanti merusak cerita Faaan....

    Thanks faaan.....

    ReplyDelete
  27. Anak perempuan itu tetap bertekad merawat benda itu, menjaga dan menyayanginya sampai kapanpun. Bahkan sampai suatu saat pemilik yang sebenarnya datang mengambilnya.
    =====================================
    dia sudah memilikinya.. walau hanya sementara.. sudah seharusnya bahagianya pun menyertainya.. krn bukan hanya memiliki (sementara) tp juga merawatnya

    ReplyDelete
  28. Anak itu bersyukur sekali dan merniat untuk selalu menyayangi benda itu meski dia tau itu bukan miliknya. Dia gak akan berusaha untuk memilikinya.....

    ReplyDelete
  29. kotak misteri yang berapa'an tu di ?

    ReplyDelete
  30. ini yang 200 coin Teeeh.... kalo yang GOLD 500.. kenapa aku gak masukin gambar yang gold yah? hmmm gak nemu gambarnya hihihihihi......

    ReplyDelete